• HOME
  • POLITIK
  • Ulas Capres 2024, Ini Kekurangan Kelebihan Puan dan Ganjar 

Ulas Capres 2024, Ini Kekurangan Kelebihan Puan dan Ganjar 


Laporan : Arkan Yasin
Sabtu, 21 Mei 2022 - 07:49

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. /Net

Forum Politik Indonesia memberikan kajian terhadap potensi pencalonan presiden (pencapresan) tokoh PDIP. Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. 

Saat ini, kontestasi calon presiden (capres) di internal PDIP semakin mengerucut dua nama tadi.

Perebutan simpati antara Ganjar Pranowo dan Puan Maharani juga semakin jelas terlihat baik kepada masyarakat maupun kader internal partai. 

Ketua Forum Politik Indonesia sekaligus Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan mengatakan, sampai saat ini Ganjar dan Puan belum memiliki kemampuan dominasi dalam hal magnet politik. 

Keduanya dinilai memiliki kelebihan dan kekurangan yang membuat level ketokohan mereka tidak mengungguli satu dengan yang lainnya.

Kang Tamil, panggilan akrabnya mengatakan bahwa secara politik praktis, Ganjar memiliki tingkat kontestasi yang lebih mumpuni dibanding Puan. 

Sebab selain terbukti pernah memenangkan kontestasi sebagai Anggota DPR-RI, Ganjar mampu membuktikan dirinya terpilih dalam kontestasi pilkada di Jawa Tengah bahkan hingga dua periode.

Namun di sisi lain, kata Tamil, variabel kelebihan Ganjar tersebut juga tentu tidak murni karena kemampuan magnet politik dirinya pribadi, ada faktor pengaruh PDIP yang berperan besar hingga Ganjar yang dikenal sebagai "kader tulen" PDIP dapat terpilih.

"Keterpilihan Ganjar tersebut tentu tidak menjadi keniscayaan jika dirinya tidak diusung oleh PDIP, atau jika Ganjar tidak maju di Jawa Tengah yang dikenal sebagai kandang banteng," kata Kang Tamil dikutip dari RMOL.ID, Sabtu (20/05).

Menurut Kang Tamil, Puan Maharani tidak pernah mengikuti kontestasi politik praktis di level atas seperti Pilkada yang dihadapi Ganjar. Walaupun tentu kemampuan Puan dalam meraup suara tertinggi di Pileg 2019 merupakan prestasi yang tidak dapat ditampikkan.

Namun secara kritis hal tersebut tentu terjadi karena Puan Maharani adalah permaisuri dari PDIP dan trah keturunan Soekarno. Jika tanpa predikat tersebut maka belum tentu Puan mampu meraup perolehan suara tersebut serta kesempatan menjadi menteri.

"Puan belum pernah menghadapi pilkada, namun suara tertinggi di DPR itu tentu sebuah prestasi yang luar biasa," jelas dia.

Soal potensi keduanya pada pilpres 2024, Kang Tamil menjelaskan, berdasarkan variabel yang telah diulasnya maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan elektoral Ganjar Pranowo dan Puan Maharani sangat bergantung pada magnet politik PDIP. Tanpa PDIP sosok pribadi mereka belum masuk dalam kategori tokoh politik yang mumpuni.

“Penjelasan ini jelas, bahwa Ganjar dan Puan itu hebat karena PDIP. Tanpa PDIP mereka hanya politisi biasa, tidak ada lebihnya," jelas Kang Tamil.

Jika menilik dari sisi kemampuan memimpin, baik Ganjar dan Puan belum mampu menghadirkan suatu terobosan kongkret selama perjalanan karir politiknya. Sehingga tentu tidak dapat dibandingkan bahwa satu mengungguli yang lainnya.

"Jadi, kehadiran PDIP adalah faktor penentu kekuatan bagi Ganjar dan Puan jika ingin nyapres di 2024, bukan hanya sekedar partai sebagai wadah pengusung. Karena secara karir politik keduanya masih dalam tatanan biasa saja. Maka variabel penentunya adalah PDIP secara Partai," pungkas dia.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :