• HOME
  • DUNIA
  • Tiga Kandidat Calon Presiden Sri Lanka Diumumkan Parlemen

Tiga Kandidat Calon Presiden Sri Lanka Diumumkan Parlemen


Laporan : Arkan Yasin
Rabu, 20 Juli 2022 - 07:26

Dari Kiri, Dullas Alahapperuma, Ranil Wickremesingh dan Anura Kumara Dissanayake. /Net

Parlemen Sri Lanka mengumumkan tiga kandidat calon pengganti mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa yang melerikan diri negara itu sejak pekan lalu. 

"Penjabat Presiden Ranil Wickremesinghe akan menghadapi mantan menteri pendidikan Dullas Alahapperuma, yang mendapat dukungan dari oposisi utama, dan pemimpin kiri Anura Dissanayake dalam pemungutan suara rahasia pada Rabu (12/07)," kata Parlemen Sri Lanka dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Seperti dikutip dari N World, ketiganya secara resmi dicalonkan oleh legislator dalam sesi pertemuan yang berlangsung kurang dari 10 menit di gedung parlemen dengan penjagaan ketat.

Presiden yang terpilih akan mengambil alih negara bangkrut yang sedang dipertimbangkan IMF untuk diberi dana bantuan. Sebab, 22 juta warganya kini mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan yang parah.

Rajapaksa terbang ke Maladewa dan kemudian ke Singapura minggu lalu dan mengundurkan diri karena krisis ekonomi yang memburuk di Sri Lanka.

Pemimpin oposisi Sajith Premadasa menarik diri dari persaingan demi Alahapperuma, seorang anggota pembangkang dari partai SLPP Rajapaksa.

Pejabat Presiden Wickremesinghe, merupakan seorang operator politik veteran yang telah menjabat sebagai perdana menteri sebanyak enam kali dan mendapat dukungan formal dari kepemimpinan SLPP, yang tetap menjadi partai terbesar di 225 anggota Parlemen.

Dissanayake adalah pemimpin kelompok kiri JVP, atau Front Pembebasan Rakyat, yang memiliki tiga kursi di Parlemen. Pemimpin baru akan menjabat selama sisa masa jabatan Rajapaksa, yang berlangsung hingga November 2024.

Sementara itu, mahasiswa dan kelompok lain berencana untuk memprotes keputusan parlemen yang mengajukan Wickremesinghe sebagai salah satu kandidat calon.

Wickremesinghe mengatakan kepada CNN bahwa ia mencalonkan diri sebagai presiden adalah untuk menstabilkan ekonomi negara Sri Lanka yang terancam hancur pada akhir tahun 2023.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :