• HOME
  • POLITIK
  • Syahganda: UU Ciptaker Itu Inkonstitusional, MA Harusnya Segera Bebaskan Jumhur

Syahganda: UU Ciptaker Itu Inkonstitusional, MA Harusnya Segera Bebaskan Jumhur


Laporan : RMOLNETWORK
Sabtu, 19 Maret 2022 - 17:34

Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan/Net

Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan mengkritik pedas keputusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang menguatkan vonis 10 bulan penjara terhadap Jumhur Hidayat.

“Sistem peradilan di Indonesia memang tidak sensitif terhadap dinamika sosial yang ada Ini merupakan tanda bobroknya Mahkamah Agung,” kata Syahganda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/3).

Ia menjelaskan, kritik yang disampaikan Jumhur melalui akun Twitter @jumhurhidayat menyatakan penolakan pada Omnibus Law RUU Cipta Kerja pada 25 Agustus 2020 itu, kini sudah mendapat pembenaran berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). MK telah menyatakan UU itu inkonstitusional dan memberi waktu kepada pembentuk undang-undang waktu dua tahun untuk melakukan perbaikan.

“Seharusnya MA tahu yang dikritik itu inkonstitusional. Artinya, seluruh jajaran dan sistem hukum Indonesia harus tunduk pada kenyataan bahwa UU Omnibus Law Ciptaker barang haram,” tegasnya.

Atas dasar itu, Syahganda meminta agar MA segera meralat keputusan peradilan di tanah air yang menjatuhkan vonis pada pengkritik UU yang inkonstitusional

“MA harus segera membebaskan Jumhur Hidayat,” tutupnya.


EDITOR :
Bagikan Berita Ini :