Sampai Pingsan Demi Dapatkan Minyak Goreng Murah


Laporan : RMOLNETWORK
Jumat, 14 Januari 2022 - 14:57

Antrean warga membeli minyak goreng di Pasar Kangkung./RMOLLampung

Harga minyak goreng yang meroket, membuat warga sangat antusias ketika pemerintah menggelar operasi pasar. Mereka rela berdesak-desakan, antre di bawah terik matahari demi mendapatkan salah satu kebutuhan pokok tersebut.

Maklum harga minyak goreng pada operasi pasar pemerintah hanya Rp14.000, jauh di bawah harga pasar saat ini yang masih berkisar di angka Rp20.000.

Di Pasar Kangkung, Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung, warga sampai rela berdesak-desakan, antre menunggu di bawah terik matahari demi mendapatkan minyak goreng. Operasi pasar itu bahkan diwarnai insiden warga yang pingsan akibat kelelahan.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, antrean warga di pasar murah minyak goreng, Jumat pagi (14/1) itu, sudah terjadi sejak pukul  09.00 WIB. Rencananya, minyak goreng  murah itu akan dibagikan saat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi datang membuka acara.

Di tunggu-tunggu. Hingga pukul 10.20 WIB, Arinal tak kunjung menunjukkan batang hidungnya. Mungkin ada kesibukan lain sebagai Gubernur sehingga kedatangannya sedikit terlambat.

Akibat saling berdesakan di bawah teriknya matahari, Aminah, seorang perempuan warga Keteguhan jath pingsan di tengah antrian. Petugas Pemkot Bandar Lampung bertindak sigap. Perempuan itu langsung digotong ke dalam ambulans yang memang telah disediakan.

Akhirnya, acara dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni. Dengan tertib, satu demi satu warga mendapatkan minyak goreng murah dalam operasi pasar itu. Sekitar pulul 10.35 Wib, Gubernur Arinal datang ke lokasi melakukan peninjauan.

"Pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat, karena sejak Idul Fitri harga minyak goreng mulai naik hingga sekarang. Ini terjadi secara internasional karena panen sawit menurun sehingga CPO terbatas," kata Arinal.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan minyak goreng seharga Rp 14.000 per liter dari Kementerian Perdagangan. Sebanyak 2400 liter minyak goreng disalurkan kepada masyarakat di Pasar Kangkung ini.

Dikatakan Arinal, Kemendag membagikan 1 juta liter minyak goreng per bulan ke Pemprov Lampung untuk didistribusikan kepada masyarakat. Operasi pasar murah untuk menstabilkan hara itu kan berlangsung selama 6 bulan ke depan.  

"Operasi pasar murah ini  serentak di Indonesia, untuk di Lampung operasi pasar murah dilakukan di Pasar Kangkung dan nantinya dilakukan di kabupaten kota secara bertahap. Saya berharap minyak goreng ini tidak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga bukan untuk kebutuhan dagang," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengucapkan terima kasih atas pasar murah yang digelar Provinsi Lampung. Nantinya ia berencana melakukan pasar murah kembali.

"Nanti beberapa perusahaan akan kita ajak kerjasama. Mudah-mudahan bukan minyak saja tapi sembako yang akan kita jajakan di pasar murah untuk beberapa titik di Kota Bandar Lampung," jelasnya.

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang menjual minyak goreng Rp14.000 di bawah harga pasar. Dengan adanya pasar murah, sedikit banyak mengurangi beban rumah tangga.

"Kami ibu rumah tangga pada prihatin karena bahan pokok naik. Tidak hanya minyak goreng, gula juga naik. Kami sangat berterima kasih dengan adanya pasar murah," ujarnya.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :