Pulangkan 19 Orang, Polda: 7 Masih Diamankan Terancam Pasal 170 KUHP

Kombes Zahwani Pandra Arsyad/ RMOLLampung
Kombes Zahwani Pandra Arsyad/ RMOLLampung

Polda Lampung telah memulangkan 19 dari 26 mahasiswa dan pelajar yang sempat diamankan.


"Itu ada 26 orang yang diamankan yang terdiri dari gabungan mahasiswa dan pelajar. Jadikan dari 26 orang itu sudah dikembalikan sebanyak 19 orang, kebanyakannya pelajar sedangkan sisanya 7 orang mahasiswa," kata Kabidhumas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Kamis (8/10).

Ia mengatakan pihak kepolisian sempat  memanggil guru dan para orangtua siswa.  

Alasan aparat kepolisian mengamankan para massa ini diguga membawa alat-alat bukti atau barang bukti berupa pecahan batu, pecahan kaca, potongan kayu, dan potongan besi serta membawa bahan bakar (yang diletakkan di dalam wadah plastik).

Untuk mereka masih diamankan akan dipersangkakan atau dijerat pasal 170 KUHP yang berbunyi: Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

"Apabila seseorang secara terang-terangan dan menggerakkan dan menghasut, memaksa ataupun melakukan tindak kekerasan itu diancam penjara lima tahun. Itu terjebak karena mereka menggerakkan massa secara ramai-ramai atau bersama-sama," tegasnya.

Disinggung sejumlah orang yang diamankan hari ini, Pandra minta tunggu dulu sampai sore.

"Namanya aksi unjuk rasa itu kan diberikan  kesempatan sampai pukul 18.00 WIB- 19.30 WIB. Iya maksud saya untuk yang hari ini tidak bisa langsung kita dapatkan apa  hasilnya kita tunggu dulu aksi unjuk rasa itu sampai pukul 19.30 WIB baru ketahuan yang 20 orang itu siapa," jelasnya.