Polisi Amankan 19 pengunjuk rasa, 6 Pelajar Asal Tubabar

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya/Foto RMOllampung
Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya/Foto RMOllampung

Ternyata, para pelajar yang aksi menolak UU Cipta Kerja ada yang berasal dari luar Kota Bandarlampung. Polresta Bandarlampung mengamankan beberapa pelajar saat aksi di DPRD Lampung, Rabu (7/5).


Ada enam pelajar yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian berasal dari SMA 1 Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubabar). Lainnya, pelajar SMK dan SMA dari Kabupaten Lampung Selatan.

Selain itu, ada mahasiswa Unila, dan beberapa buruh.

Satreskrim dan Sat Sabhara Polresta Bandarlampung juga memeriksa dua pengunjuk rasa  lainnya yang diduga sebagai provokator di Ruang Unit Jatanras Polresta Bandarlampung.

Pemantauan Kantor Berita RMOLLampung, pelajar dan mahasiswa tersebut sempat dikumpulkan di Lapangan Mapolresta Bandarlampung . Mereka lalu dibawa untuk dimintai keterangan ke ruangan.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya menyesalkan terjadinya aksi demonstrasi berakhir ricuh dengan korban dari kedua belah pihak.

"Saya minta maaf telah terjadi hal yang tidak kita harapkan," kata Yan Budi.

Selain itu, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto belum mau memaparkan secara rinci terkait peserta demo yang diamankan.

 "Kami masih mau melayani perbedaan pendapat yang disampaikan mahasiswa dan mahasiswi. Terkait kerusakan dan korban, belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidkan," tegasnya, Kamis (8/10).