Harga Naik, Stok Daging Sapi Di Lampung Surplus Hingga 1400 Ton/Bulan

Harga daging sapi di Bandarlampung mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp110.000 menjadi Rp120.000.

Terkait kenaikan tersebut,  Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Lili Mawarti mengatakan untuk stok daging sapi atau ketersediaan di Lampung sekitar 1400 sampai 1500 ton per bulan, sedangkan kebutuhan 80 sampai 95 ton perbulan.

"Jangan khawatir stok daging di Lampung tersedia  sekitar 1400-1500 ton per bulan sedangkan kebutuhan 80 - 95 ton perbulan berarti surplus di lampung," katanya, Senin (25/1).

sumber : Google

Menurutnya kenaikan harga daging sapi itu memang dari hulu sudah naik jadi secara otomatis di hilir ikut naik.

Hal tersebut diakibatkan karena adanya surat edaran (SE) dari perkumpulan Pedagang Daging yang tidak berjualan selama 4 hari di Jabodetabek yang menginginkan harga daging naik.

"Harga naik akibat adanya surat edaran (SE) dari perkumpulan pedagang daging yang tidak berjualan selama 4 hari di Jabodetabek yang menginginkan  harga daging naik," ujarnya.

Lanjut Lili, pihaknya hanya mengamankan kondisi di Lampung jika terkait harga tanahnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung,

"Saya di sini mengamankan kondisi di Lampung dan jangan sampai kita mengalami defisit daging sapi," kata dia.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung,  Zimmi Skil, menjelaskan bahwa kenaikan harga karena ada kenaikan harga karkas di tingkat rumah pemotongan hewan (RPH) sehingga berdampak pada kenaikan harga daging sapi di tingkat pedagang.

"Kenaikan terjadi akibat harga markas di tingkat rumah pemotongan hewan (RPH) meningkat," tutupnya.

Related Posts