Forum Rektor Se-Lampung Kaji UU Omnibus Law

Koordinasi Forum Rektor Se-Lampung/Ist
Koordinasi Forum Rektor Se-Lampung/Ist

Forum pimpinan atau rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Lampung mengadakan koordinasi menindaklanjuti bentrokan aparat dan massa aksi penolakan Omnibus Law di DPRD, Rabu (7/10).


Rektor IIB Darmajaya, Firmansyah Alfian Husein didpingi Rektor Unila Karomani, mengatakan, ada tiga poin yang dihasilkan dari koordinasi di Unila, Kamis (8/10)

Pertama, sebagai pimpinan perguruan tinggi menyatakan keprihatinan dengan terjadinya bentrok antar mahasiswa dan aparat pada saat aksi itu.

Kedua, mengimbau semua pihak terkait, mahasiswa, kepolisian, pemerintah, DPRD untuk sama-sama bisa menyikapi demonstrasi secara bijak sehingga tidak lagi menimbulkan emosional dari masing-masing pihak.

Ketiga, pihaknya akan mengadakan bedah ilmiah atau kajian terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja dengan melibatkan semua unsur baik mahasiswa, atau pihak terkait munculnya UU ini.

"Jika nanti pada saat pelaksanaan kajain tersebut kami menemukan ada perlu penyempurnaan dan perbaikan, maka kita akan melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja," tambahnya.

Menurutnya, ini dilakukan dalam rangka perbaikan demokrasi yang ada di Indonesia.

"Kita bedoa semua anak-anak kita, mahasiswa bisa segera pulih, sehat, dan para petugas yang luka-luka segera diberikan kesehatan. Kita berharap kjadian ini yang terakhir," pungkasnya.