• HOME
  • EKONOMI
  • Dekan FE UI: Seberapa Kuat Pemerintah Jaga Inflasi, Subsidi BBM Bengkak Rp502 Triliun

Dekan FE UI: Seberapa Kuat Pemerintah Jaga Inflasi, Subsidi BBM Bengkak Rp502 Triliun


Laporan : Arkan Yasin
Jumat, 5 Agustus 2022 - 11:14

Pemerintah saat ini sedang mencari cara lain mengatasi inflasi. Sebab anggaran subsidi BBM dalam negeri yang telah mencapai Rp502 triliun.

Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia masih bisa bertahan karena ada ‘bantalan’ dari windfall komoditas dan juga ekspor. Namun tahun depan, keadaanya akan lebih sulit sehingga pemerintah harus memangkas sejumlah sektor, termasuk subsidi.

“Seberapa kuat pemerintah menjaga inflasi? Mau tidak mau pemerintah harus ancang-ancang bagaimana kita harus bisa berkata enough terkait menjaga inflasi," kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Indonesia (UI), Teguh Dananto kepada wartawan, Jumat (05/08) dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut Teguh, kebijakan subsidi energi tidak produktif. Hal berbeda dengan kebijakan subsidi pangan karena menyangkut kebutuhan masyarakat langsung.

"Kalau subsidi pangan masih ok karena menyangkut orang. (Tapi) Sampai kapan kuat?” kata Teguh.

Bahkan dari bacaan teguh, rentang enam bulan terakhir ini sangat krusial bagi pemerintah untuk melakukan mitigasi.

“Tahun depan kita tidak ada ruang, harga komoditas turun, windfall profit hilang, sehingga enam bulan ini momentum agar punya uang dan bagaimana kita menyiapkan masa depan," kata dia.

Oleh karenanya, dia menilai subsidi energi yang dilakukan pemerintah perlu diarahkan ke hal-hal yang lebih substansial.

“Sebaiknya bangun narasi subsidi diarahkan untuk support dunia usaha lebih green, digital dan inklusi,” kata dia.

“Pelan-pelan harus ada softlanding dari fiskal dan monetary otoritas. Bagaimana mereka pelan-pelan melakukan adjustment inflation. Apakah menaikkan suku bunga atau atau mengatakan enough untuk subsidi energi,” pungkas Teguh.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :