Cak Imin Usul Pemilu 2024 Ditunda


Laporan : RMOLNETWORK
Rabu, 23 Februari 2022 - 23:28

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar/RMOL

Cukup lama ‘tenggelam’ usai disepakatinya jadwal Pemilu 14 Februari 2024 oleh KPU Pemerintah dan DPR, wacana penundaan helat pemilu kembali mengemuka. Kali ini, usul itu dilontarkan langsung oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Berbicara kepada wartawan di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (23/2), pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengusulkan agar pelaksanaan pemilu ditunda satu hingga dua tahun. Ia mengatakan, akan segera mengkomunikasikan hal itu dengan pimpinan partai politik lain, dan juga kepada Presiden Joko Widodo.

 “Semoga, usulan saya ini akan saya sampaikan ke teman-teman pimpinan partai, saya usulkan ke Pak Presiden, bagaimana apakah bisa? ya nanti kita lihat saja, apakah mungkin bisa diundur atau tidak. Ini usulan saya,” kata Cak Imin dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Wakil Ketua DPR RI ini berasalan, usulkan penundaan Pemilu 2024 agar momentum perbaikan ekonomi saat ini tidak hilang. Cak Imin mengaku masukan seperti itu  banyak diterimanya dari pelaku UMKM, para pengusaha dan para analis ekonomi dari perbankan.

"Agar momentum perbaikan ekonomi ini tidak hilang dan kemudian tidak terjadi freeze (pembekuan ekonomi) untuk mengganti stagnasi selama 2 tahun masa pandemi,” kata Cak Imin.

Ia menambahkan, kalangan dunia usaha sangat optimis melihat peluang ekonomi terutama memasuki tahun 2022. Ia yakin, akan banyak momentum-momentum ekonomi untuk recovery terhadap 2 tahun Pandemi yang tidak efisien, bahkan sebetulnya sejak 2021 telah dilakukan upaya perbaikan ekonomi dengan cukup baik.

“Mereka menyatakan bahwa 2022-2023 akan ada tren momentum-momentum perbaikan yang dahsyat dan akan ada peluang untuk bangkit lebih baik dibanding negara-negara mana pun,” urai Cak Imin.

Cak Imin menambahkan, masukan yang sama juga didapat dari hasil kunjungannya ke berbagai daerah. Cak Imin menyebut bisa terjadi inefficient dan stagnasi kegiatan sosial politik, ekonomi masyarakat dan yang paling terpukul adalah UMKM.

“UMKM mengalami masa sulit: ekonomi, sosial, pendidikan dan politik juga mengalami stagnasi 2 tahun. Dari kunjungan saya ke daerah dan melihat prospek yang sangat positif ke depan ini, momentum ini tidak boleh diabaikan,” bebernya.

Cak Imin menambahkan, Pemilu yang sudah direncanakan tahun 2024, jangan sampai mengganggu prospek ekonomi yang baik itu. Biasanya, kata Ketua Umum PKB itu, dalam Pemilu ada tiga kondisi. Pertama, para pelaku ekonomi melakukan freeze (pembekuan) wait and see, lalu agresif usai  pemilu.

Kedua, transisi kekuasaan dan pemerintahan itu biasanya mengakibatkan apa yang disebut uncertanly ekonomi, sehingga mengganggu suasana momentum yang sangat bagus apalagi pasca Presidensi G-20.

Alasan lainnya, Cak Imin khawatir, pemilu menjadi ajang eksploitasi ancaman konflik. Meski hal tersebut tak menjadi harapan semua pihak.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :