• HOME
  • POLITIK
  • AS Tuding  Peduli Lindungi Langgar HAM, Anggota DPR: Jangan Anggap Remeh

AS Tuding  Peduli Lindungi Langgar HAM, Anggota DPR: Jangan Anggap Remeh


Laporan : RMOLNETWORK
Jumat, 15 April 2022 - 12:59

Ilustrasi./Net

Pemerintah Indonesia harus menyikapi dan memberikan tanggapan serius atas tuduhan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat bahwa  aplikasi Peduli Lindungi yang digunakan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 terindikasi melanggar HAM.

"Tuduhan itu tidak bisa dianggap remeh. Apalagi, aplikasi Peduli Lindungi disinyalir menyimpan data masyarakat secara ilegal dan tanpa izin," kata anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (15/4). dungi

Ketua Fraksi PAN DPR RI ini menambahkan aplikasi milik pemerintah itu menyimpan data pribadi masyarakat penggunanya. Mulai dari nama, NIK, tanggal lahir, email, dan jejak perjalanan pengguna aplikasi.

“Hampir semua tempat ramai yang didatangi, wajib scan barcode untuk check in. Tentu data-data itu semua tersimpan di dalam Peduli Lindungi," tegasnya lagi.

Dikatahakn Daulay, aplikasi Peduli Lindungi sejak awal dimaksudkan sebagai alat untuk melakukan tracing dalam memantau penyebaran virus Covid-19. Dengan aplikasi itu, satgas dapat melihat secara jelas kontak erat dab mencegah potensi meluasnya penyebaran virus. Dari pantauan itu, lalu kemudian satgas melakukan antisipasi sesuai dengan langkah-langkah yang diperlukan.

Dalam konteks ini, kata Saleh, pemerintah diminta memberikan penjelasan utuh dan menjawab semua tuduhan yang disampaikan.

"Jangan menunggu isu ini bergulir lebih luas di luar negeri. Image Indonesia sebagai negara demokratis terbesar di Asia harus dijaga. Jangan sampai isu pelanggaran HAM ini mendegradasi posisi Indonesia tersebut," tandas Saleh.

# TAGAR   :  
EDITOR :
Bagikan Berita Ini :